Foto Anggota Muda XXV sedang melakukan observasi khitan dorsumsisi
Hari, tanggal-Rabu, 18 November 2020
-Sabtu & Kamis, 5 & 10 Desember 2020
Nama kegiatanUpgrading dan Observasi Khitan
TempatRumah Teh Milla (AMP 2418014 NW) dan Klinik Pratama Amelia Medika, Jakarta
Pihak PenyelenggaraDivisi Diklatbang Internal Atlas Medical Pioneer
Tujuan Kegiatan1. Sarana pembelajaran AM XXV mengenai tata cara sirkumsisi
2. Sebagai bekal AM XXV sebelum menjadi asisten atau operator khitan 
3. Sebagai salah satu persyaratan Pendidikan Lanjutan Anggota Muda XXV Atlas Medical Pioneer
4. Untuk melakukan observasi pasien khitan dengan metode kauter dan dorsumsisi
Informasi Pelaksanaan
AMPRegu 1Regu 2Regu 3
Raihanah Anwar (AMP 2418006 NW)
Millata Azma (AMP 2418014 NW)
Bilqis Iasha (AMP 2418023 NW)
Arina Vira (AM 25008)
Hanif Jundana (AM 25028
Kayla Khansa (AM 25031
Siti Saarah (AM 25060)
Taufiqqurahman Benovry (AM 25065)
Alifa Mahda (AM 25005)
Daniel Satya (AM 25016)
Farah Afifah (AM 25025)
Khansa Nida (AM 25035)
Salsabilaa Putri (AM 25058)
Motekarina Airis (AM 25039)
N. Nanda Utami (AM 25051)
Reykhan Olanda (AM 25053)
Tasya Amelia AM (25063)
Peserta AMP dan AM yang bertugas pada Upgrading Khitan
AMPAM
Dliyauddin Fachri (AMP 2214032 RH)
Muna Nabila ( AMP 2316013 GV)
Raihanah Anwar (AMP 2418006 NW)
Salsabila Audria (AMP 2418010 NW)
Tasya Amelia (AM 25063)
Nurkhasanah Nanda (AM 25051)
Motekarina Ikhtiar Airis (AM 25039)
Alifa Mahda (AM 25005)
Reykhan Olanda (AM 25053)
AMP dan AM yang bertugas pada Observasi Khitan Metode Dorsumsisi

AMPAM
Dliyauddin Fachri, dr. (AMP 2214032 RH)
Muna Nabila, dr. (AMP 2316013 GV)
Daniel Satya (AM 25016)
Farah Afifah (AM 25025)
AMP dan AM yang bertugas pada Observasi Khitan Metode Kauter

Atlas Medical Pioneer bukan hanya wadah untuk anggotanya untuk mengasah kemampuan alam, tetapi kemampuan medis juga. AMP sering kali mendapat tawaran berupa medis, salah satunya untuk melaksanakan khitan. Oleh karena itu, untuk mempersiapkan Anggota Muda yang nantinya akan menjadi AMP, upgrading dan observasi khitan dilaksanakan. Sebelum mengikuti upgrading dan observasi, para Anggota Muda XXV sudah mendapat ilmu teori melalui pengajaran mengenai tata cara sirkumsisi secara online melalui Zoom Meetings.

Foto Anggota Muda XXV sedang melakukan kegiatan upgrading khitan

Pada Rabu, 18 November 2020, AM XXV melaksanakan upgrading khitan. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan pengajaran dan melatih Anggota Muda XXV Atlas Medical Pioneer dengan harapan sebagai bekal untuk menjadi asisten sirkumsisi/khitan maupun sebagai operator khitan nantinya. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Teh Millata Azma (AMP 2418014 NW). Pada upgrading ini, anggota muda mempraktikkan langsung tata cara sirkumsisi dengan teknik dorsumsisi dengan menggunakan leher ayam. Satu prosedur dilakukan oleh 3 orang yang terdiri dari operator, asisten 1, dan asisten 2 secara bergiliran agar setiap anggota muda.

Foto Anggota Muda XXV sedang melakukan observasi khitan metode dorsumsisi oleh AMP Dliyauddin Fachri, dr.

Sabtu, 5 Desember 2020, AMP mengadakan observasi khitan untuk belajar dan menambah ilmu. Kegiatan ini dilakukan di Klinik Pratama Amelia Medika milik Kang Dliyauddin Fachri, dr. (AMP 2214032 RH). Dalam melakukan proses sirkumsisi atau khitan dibutuhkan 1 operator, 1 asisten 1, dan 1 asisten 2. Tugas operator sebagai pemimpin operasi sedangkan asisten 1 membantu kerja operator di area steril.  Kami ikut dalam sirkumsisi sebagai asisten 2 sembari melakukan pengamatan bagaimana cara yang baik dan benar untuk khitan.

Prosedur dimulai dari tindakan aseptik dengan memberikan povidone iodine di area sekitar penis. Kemudian dilanjutkan dengan anestesi yang mana dikombinasi antara teknik blok dan infiltrasi. Setelah itu, dilanjutkan dengan melepas perlengketan preputium dan membersihkan smegma. Kemudian prosesi khitan menggunakan alat kauter atau biasa dikenal dengan sunat laser. Kauter merupakan alat yang yang dapat mengalirkan arus listrik melalui kawat eletroda yang salah satu fungsinya adalah memotong jaringan. Setelah kauterisasi, jika ada pendarahan dapat dihentikan terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan penjahitan penis pada jam 12, 3, 6, dan 9.  Terakhir, jangan lupa untuk memberikan resep obat dan edukasi kepada pasien. 

Foto Kang Fachri sedang melaksanakan khitan metode kauter dan Anggota Muda XXV melakukan observasi

Lalu, Kamis, 10 Desember 2020, 2 anggota muda berkesempatan untuk melakukan asistensi khitan atau sirkumsisi. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik Pratama Amelia Medika milik Kang Dliyauddin Fachri, dr. (AMP 2214032 RH). Kegiatan ini disupervisi oleh anggota AMP, yaitu Kang Dliyauddin Fachri, dr. (AMP 2214032 RH) sebagai operator khitan dan Teh Muna Nabila, dr. (AMP 2316013 GV) sebagai asisten 1 khitan. Teknik yang digunakan pada prosedur khitan kali ini adalah dengan menggunakan klem sehingga tidak diperlukan jahitan seperti pada teknik dorsumsisi. Pada kegiatan ini, anggota muda berkesempatan untuk belajar dengan mengamati langsung prosedur khitan yang selanjutnya juga dijelaskan secara rinci oleh Kang Fachri dan Teh Muna. 

Kegiatan berlangsung lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan pengalaman berharga untuk para Anggota Muda XXV yang merupakan mahasiswa tahun 2 & 3. 

Terima kasih, AMP!


  • Penulis: Farah Afifah (AM 25025), Tasya Amelia (AM 25063)
  • Editor: Astri Shafirah (AM 25009), Nadya Auliarahma Samiadji (AMP 2418019 NW)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *